WIRAUSAHA
ONLINE “MARTABAK ARDHY”
Dosen Penanggung Jawab:
Dr. Agus
Purwoko, S.Hut., M.Si
Oleh:
Nopson Jaya Purba
181201078
HUT 2 A
PROGRAM
STUDI KEHUTANAN
FAKULTAS
KEHUTANAN
UNIVERSITAS
SUMATERA UTARA
MEDAN
2019
KATA PENGANTAR
Puji serta syukur penulis sampaikan
kepada Tuhan yang Maha Esa sebab oleh karena berkat dan rahmat-Nya, penulis
dapat menyelesaikan penulisan paper ini dengan baik dan tepat waktu. Paper yang
berjudul “Wirausaha Online Martabak
Ardhy” ini merupakan salah satu tugas dari mata kuliah
kewirausahaan Program Studi Kehutanan Fakultas Kehutanan Universitas Sumatera
Utara, Medan.
Penulis mengucapkan terima kasih
yang sebesarnya kepada dosen mata kuliah Kewirausahaan, Dr. Agus Purwoko,
S.Hut., M.Si yang telah banyak membantu penulis dalam menyelesaikan penulisan
paper ini dan telah memberi materi kuliah yang sungguh bermanfaat kepada
penulis.
Penulis
menyadari bahwa paper ini masih jauh dari kata sempurna. Oleh karena itu,
penulis sangat mengharapkan saran maupun kritik yang cukup membangun agar dapat
menyelesaikan paper yang lebih baik lagi kedepannya. Sekian dari penulis.
Semoga paper ini dapat bermanfaat dan menjadi sumber informasi bagi pihak-pihak
yang membutuhkan.
Medan, 30 Juni 2019
Penulis
BAB I
PENDAHULUAN
Latar Belakang
Kewirausahaan berasal dari istilah
entrepeneurship yang sebenarnya berasal dari kata entrepreneur yang artinya
suatu kemampuan (ability) dalam berfikir kreatif dan berperilaku inovatif yang
dijadikan dasar, sumber daya, tenaga penggerak tujuan, siasat kiat dan proses
dalam menghadapi tantangan hidup. dalam perkembangan dunia dewasa ini dituntut
pemerintah yang berjiwa kewirausahaan (Entrepreneurrial Governement). Dengan
memiliki jiwa kewirausahaan maka birokrasi dan instansi akan memiliki inovasi,
optimisme dan berlomba untuk menciptakan sesuatu dengan cara-cara baru yang
lebih efisien, efektif, inovatif, fleksibel dan adaptif. Kemudian kewirausahaan
dipersamakan dengan entrepreneurship atau wirausaha diartikan berbeda beda
namun pada prinsipnya maksud dan ruang lingkupnya sama.
Kewirausahaan berasal dari kata Wirausaha.
Wirausaha berasal dari kata wira artinya berani, utama, mulia. Usaha berarti
kegiatan bisnis komersil maupun non komersil. Jadi kewirausahaan diartikan
secara harfiah sebagai hal-hal yang menyangkut keberanian seseorang untuk
melakukan kegiatan bisnis maupun non bisnis secara mandiri. “Para wirausaha
adalah orang-orang yang mempunyai kemampuan melihat dan menilai kesempatan
bisnis, mengumpulkan sumber-sumber daya yang dibutuhkan guna mengambil
keuntungan daripadanya dan mengambil tindakan yang tepat guna memastikan sukses
“. Kesuksesan dari seorang wirausaha selalu tidak terpisahkan dari kreativitas
dan inovasi. Inovasi tercipta karena adanya daya kreativitas yang tinggi.
Kreativitas adalah kemampuan untuk membawa sesuatu yang baru ke dalam kehidupan.
Kreativitas merupakan sumber yang penting dari kekuatan persaingan, karena
lingkungan cepat sekali berubah.
Untuk menjadi seorang wirausahawan
mandiri, berbagai jenis modal mesti dimiliki. Ada 3 jenis modal utama yang
menjadi syarat: (1) sumber daya internal yang merupakan bagian dari pribadi
calon wirausahawan misalnya kepintaran, ketrampilan, kemampuan menganalisa dan
menghitung risiko, keberanian atau visi jauh ke depan. (2) sumber daya
eksternal, misalnya uang yang cukup untuk membiayai modal usaha dan modal
kerja, social network dan jalur demand/supply, dan lain sebagainya. (3) faktor
X, misalnya kesempatan dan keberuntungan. Seorang calon usahawan harus
menghitung dengan seksama apakah ke-3 sumber daya ini ia miliki sebagai modal.
Jika faktor-faktor itu dimilikinya, maka ia akan merasa optimis dan keputusan
untuk membuat mimpi itu menjadi tunas-tunas kenyataan sebagai wirausahawan
mandiri boleh mulai dipertimbangkan.
BAB II
ISI
1.1 Profil Martabak Ardhy
Martabak
Ardhy Miliki Cita Rasa yang Khas Sejak 1996

Martabak
Ardhy
Tempat penjualan martabak yang ramai dikunjungi pelanggan di
Kota Medan sejak tahun 1996, yakni Martabak Ardhy. Berlokasi di Jalan Setia
Budi No.230, dekat dengan gerbang Komplek Taman Setia Budi Indah, Jl. SetiaBudi
14 psr 1 Tanjung Sari, Jl. Kapten Muslim 202 Simpang Griya Riatur Medan.
“Bermodalkan Rp18 juta pada tahun
1996, hingga 2017 telah memiliki 3 cabang di Kota Medan dan 1 cabang Jl.
Harapan Raya 179 Pekanbaru,” ungkap Ardi, selaku pemilik.
Menurutnya, martabak yang dijualnya
memiliki cita rasa martabak yang khas. Hal tersebut yang menjadi kesuksesannya
dalam mempertahankan pelanggan hingga mengantri di masing-masing outletnya.
Meskipun harga penjualannya terbilang mahal, namun sebanding dengan harga bahan
pokok, maupun berbagai toppingnya. Sebutnya, kismis yang dia gunakan selalu
dimpornya dari Iran. Jagung manis juga diimpor dari USA. Tak ketinggalan,
mentega juga dari Australia.
“Saya tahu, memang martabaknya agak
mahal. Tapi kan pembeli tidak tahu bahan-bahan apa yang kita gunakan. Selain
memang bahan pokoknya mahal, ada beberapa bahan yang berasal dari impor juga.
Modalnya mahal, berarti harganya wajar juga bila sedikit mahal,” tuturnya lagi.
Tak cukup hanya berkutat di martabak
manis, ternyata pria yang berasal dari Kubang, Sumatera Barat ini juga menambah
inovasi baru. Dia juga berjualan martabak Kubang, martabak yang asli dari
kampung halamannya. Bentuknya seperti martabak mesir kebanyakan. Bedanya
terletak pada waktu dimasak. Seperti burger kebanyakan, pemanggangan dilakukan
dengan sedikit mentega, yang sudah pasti tak memakai minyak goreng.

Martabak
Kubang
Martabak
kubang sendiri memiliki rasa yang khas tentunya dengan olahan daging segar,
serta Kecap Bangau untuk menjaga cita rasanya. Per porsi harga Martabak
Kubang yaitu Rp 25.000.
1.2 Keunggulan Martabak Ardhy
Martabak Ardhy
ini memiliki beberapa cabang dan salah satunya terletak di Jl. Setia Budi No.
231, Medan Sunggal. Telah ada sejak tahun 1996 tak membuat tempat ini tidak
diminati. Mereka percaya bahwa martabak yang mereka jual memiliki ciri khas
karena beberapa di antaranya menggunakan bahan impor. Karena cita rasanya yang
khas, Martabak Ardhy juga sempat mendapatkan penghargaan dari Bogasari di tahun
2009 lalu. Harga yang ditawarkan berkisar antara Rp21 ribu hingga Rp.80.000.
BAB III
PENUTUP
kesimpulan
Martabak
Ardhy Berlokasi di Jalan Setia Budi No.230, dekat dengn gebrang komplek taman
Setia Budi Inadah, Jl. Setia Budi 14 psr 1 Tanjung Sari, Jl. Kapten Muslim 202
Simpang Griya Riatur Medan. Bermodalkan Rp 18 juta pada tahun 1996, hingga 2017
telah memiliki 3 cabang di Kota Medan dan 1 cabang Jl.Harapan Raya 179
Pekanbaru. Dan cita rasa Mratabak Ardhy ini memiliki cita rasa yg khas. Dan Dia
juga berjualan martabak Kubang, martabak yang asli dari kampung halamannya.
saran
Dalam
berwirausaha kita di perlukan kesabaran, ide dan modal yg cukup untuk
menjaklankan suatu usaha, supaya usaha yg kita jalankan berjalan dengan lancar.
Dan kita juga perlu niat dan tekat dalam menjalankan usaha, suapaya berjalan
dengan baik.

Thanks for sharing boi
BalasHapusSangat bermanfaat
BalasHapusHmmmm
BalasHapusMau dong
BalasHapus